Polisi Pasang Badan Redam Aksi di PT Agro Murni, Massa Buruh Sepakat Bubar Pegang Janji Polres Dumai

Dumai, Riauberantas.com – Eskalasi aksi damai puluhan buruh Koperasi Jasa TKBM Pelabuhan Dumai dalam mempertahankan legalitas wilayah kerja di depan gerbang utama PT Agro Murni, Kecamatan Sungai Sembilan, akhirnya mereda. Setelah menduduki jalur logistik sejak Kamis pagi, massa aksi secara tertib sepakat membubarkan diri tepat saat waktu Magrib tiba, Jumat (2/10/2026).

Langkah mundur secara teratur ini diambil setelah aparat kepolisian Resor Dumai mengambil sikap tegas pasang badan di lapangan untuk menjamin penyelesaian hak-hak konstitusional Koperasi TKBM yang sebelumnya sempat menemui jalan buntu dalam forum mediasi bersama manajemen perusahaan.

Langkah diskresi kepolisian ini diambil tepat setelah jalannya rapat mediasi di dalam kompleks perusahaan sempat bubar akibat ketegangan di luar gerbang. Kelompok sebelah dilaporkan mencoba membuka paksa pagar besi agar truk tangki CPO yang tertahan bisa masuk, sehingga memicu baku hantam dengan massa buruh yang tengah melakukan Aksi Damai.

Melihat situasi kian kritis, pimpinan kepolisian yang berada di lokasi langsung turun ke tengah-tengah kerumunan untuk menenangkan situasi kebatinan buruh. Pihak kepolisian menemui perwakilan massa aksi dan memberikan jaminan akan memfasilitasi kembali serta mengawal penyelesaian tuntutan buruh yang sebelumnya sempat buntu dalam rapat mediasi.

Merespons jaminan dan komitmen dari pihak kepolisian, ratusan massa aksi dari Koperasi Jasa TKBM Pelabuhan Dumai akhirnya menunjukkan iktikad baik demi menjaga kondusivitas Kota Dumai. Tepat saat waktu Magrib tiba, massa aksi secara tertib sepakat untuk membubarkan diri dan mengosongkan area depan gerbang utama perusahaan setelah mendudukinya secara maraton sejak Kamis pagi kemarin.

Meskipun massa telah membubarkan diri saat Magrib demi menjaga keamanan, Koordinator Aksi Koperasi Jasa TKBM Pelabuhan Dumai menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.

“Kami mengapresiasi dan menghormati tindakan pihak kepolisian yang sore tadi pasang badan di lapangan untuk melerai bentrokan dan meredam aksi agar tidak meluas. Pihak kepolisian sudah menemui kami dan berjanji secara langsung akan mengawal serta menyelesaikan seluruh tuntutan kami yang sebelumnya sempat buntu total dalam rapat mediasi dengan pihak manajemen.

Saat Magrib ini kami sepakat membubarkan diri demi kondusivitas, namun kami tegaskan bahwa seluruh buruh Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai memegang penuh janji dan komitmen dari kepolisian tersebut. Perjuangan ini adalah soal perut dan piring nasi anak istri kami yang dirampas sepihak sejak Kamis pagi kemarin. Kami akan kawal janji kepolisian ini sampai selesai sesuai dengan regulasi yang diatur negara.” tegas Koordinator Aksi.

Pasca-pembubaran massa aksi secara damai saat Magrib, situasi di depan pintu gerbang utama PT Agro Murni terpantau telah berangsur-angsur kondusif dan terkendali seiring langkah mundur massa.

Kendati demikian, imbas dari aksi penahanan jalur logistik yang berlangsung sejak Kamis pagi, penumpukan dan antrean panjang puluhan armada truk tangki raksasa pengangkut CPO (Crude Palm Oil) di sepanjang jalan akses luar pabrik masih membutuhkan waktu untuk dapat terurai sepenuhnya akibat aktivitas bongkar muat yang sempat terhenti total. Kaum pekerja menegaskan mereka akan memantau ketat pergerakan mediasi lanjutan dan menunggu realisasi konkret dari janji pihak kepolisian yang telah pasang badan meredam bentrokan hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP