Ales Saprijon Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum, Raih IPK 3,15 pada Wisuda di Pekanbaru

PEKANBARU, RiauBerantas.com  – Kabar membanggakan datang dari tokoh masyarakat Kota Dumai, Ales Safrizon, yang resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) setelah mengikuti upacara wisuda perguruan tinggi di Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026).

Pencapaian tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan pendidikan Ales Safrizon setelah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya. Dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,15, ia berhasil menuntaskan pendidikan tinggi dan memperoleh gelar sarjana di bidang hukum.

Prosesi wisuda tahun akademik 2026/2027 semester ganjil tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Prime Park, Jalan Jenderal Sudirman Blok A No. 3–6, Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta wisuda dari program diploma, sarjana, hingga pascasarjana.

Bagi Ales Safrizon, wisuda bukan sekadar seremoni pengukuhan gelar akademik. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi penanda atas perjuangan, ketekunan, serta dukungan berbagai pihak yang turut mengantarkannya menyelesaikan pendidikan tinggi.

Apresiasi untuk Dosen dan Orang-Orang yang Mendukung

Dalam keterangannya, Ales Safrizon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen pembimbing serta seluruh tenaga pengajar yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan dukungan selama dirinya menempuh pendidikan.

Ia menilai, pengetahuan yang diperoleh selama menjalani perkuliahan akan menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam memahami persoalan hukum dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada para dosen pembimbing dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan serta ilmu pengetahuan kepada saya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Hukum. Ilmu yang saya dapatkan ini tentu sangat bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Ales Safrizon.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan orang-orang terdekat yang senantiasa memberikan semangat selama proses perkuliahan. Ia menyadari bahwa menyelesaikan pendidikan tinggi membutuhkan komitmen, ketekunan, serta dukungan yang kuat dari lingkungan keluarga dan sahabat.

Keluarga Menjadi Bagian Penting dari Perjuangan

Ales Safrizon juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada keluarga besarnya, terutama kedua orang tua, istri, adik-adik, anak-anak, serta sahabat dan rekan-rekan yang telah memberikan dukungan selama dirinya menempuh pendidikan.

Baginya, pencapaian gelar Sarjana Hukum dengan IPK 3,15 merupakan hasil dari perjuangan yang tidak dijalani seorang diri. Dukungan moral, doa, dan semangat dari keluarga menjadi bagian penting yang menguatkannya hingga berhasil menyelesaikan tanggung jawab akademik.

“Saya tidak akan melupakan orang-orang yang telah berjuang dan membantu saya selama menjalani pendidikan. Terima kasih kepada keluarga besar, orang tua, istri, adik-adik, anak-anak, serta seluruh sahabat dan rekan yang selalu memberikan dukungan. Saya tidak bisa menyebutkan nama mereka satu per satu, tetapi dukungan dan kebaikan mereka akan selalu saya ingat,” tuturnya.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan diri, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Gelar Akademik Menjadi Bekal untuk Masa Depan

Keberhasilan Ales Safrizon meraih gelar Sarjana Hukum menambah babak baru dalam perjalanan hidupnya. Sebagai tokoh masyarakat Kota Dumai, pendidikan yang telah diselesaikannya diharapkan dapat memperluas wawasan serta memperkuat pemahaman dalam melihat berbagai persoalan sosial dan hukum di tengah masyarakat.

Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar, tetapi juga pada pengembangan pola pikir, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan bekal ilmu hukum yang diperoleh selama perkuliahan, Ales Safrizon diharapkan dapat terus mengembangkan kapasitas dirinya serta berkontribusi secara positif sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.

Momentum wisuda ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk menuntut ilmu merupakan proses berharga yang dapat ditempuh melalui kerja keras, kesungguhan, dan dukungan orang-orang terdekat.

Menutup keterangannya, Ales Safrizon kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademiknya hingga berhasil meraih gelar Sarjana Hukum.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan saya hingga berhasil meraih gelar Sarjana Hukum. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” tutup Ales Safrizon, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP