SUMBER MAKMUR — Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 140 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Desa Sumber Makmur resmi berakhir melalui kegiatan pelepasan mahasiswa KKN yang dirangkaikan dengan pemberian simbolis peresmian Neon Box Alun-Alun Desa Sumber Makmur.
Kegiatan ini menjadi momentum penutup sekaligus bentuk nyata kontribusi mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Selama menjalankan program KKN, Kelompok 140 tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial dan edukasi, tetapi juga menghadirkan program yang diharapkan dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembuatan Neon Box sebagai identitas dan penunjang visual Alun-Alun Desa Sumber Makmur. Pemasangan neon box ini diharapkan dapat memperkuat identitas kawasan alun-alun sekaligus memberikan nilai estetika dan menjadi salah satu simbol kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa.
Dalam kegiatan pelepasan, dilakukan pula pemberian simbolis Neon Box kepada Pemerintah Desa Sumber Makmur sebagai tanda bahwa program tersebut secara resmi diserahkan untuk dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan haru. Setelah melalui berbagai rangkaian kegiatan bersama masyarakat, para mahasiswa KKN Kelompok 140 akhirnya harus mengakhiri masa pengabdiannya di Desa Sumber Makmur.
Perpisahan tersebut bukan hanya menjadi akhir dari sebuah program, tetapi juga menjadi awal dari terjalinnya hubungan silaturahmi yang diharapkan tetap berlanjut meskipun masa KKN telah selesai.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 140, Desa Sumber Makmur bukan sekadar tempat melaksanakan program kerja. Desa ini menjadi ruang belajar untuk memahami kehidupan bermasyarakat, membangun komunikasi, bekerja sama, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung.
Ketua KKN Kelompok 140 UMRI , Muhammad Wahyu Prayogi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi terbaik selama berada di Desa Sumber Makmur.
“Kami datang sebagai mahasiswa untuk mengabdi, tetapi kami pulang membawa pengalaman, pelajaran, dan keluarga baru. Apa yang kami tinggalkan di Desa Sumber Makmur mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi kenangan bahwa pernah ada Kelompok KKN 140 yang tumbuh, belajar, dan mengabdi bersama masyarakat di sini.”
Ia juga berharap Neon Box Alun-Alun Desa Sumber Makmur dapat menjadi salah satu bentuk nyata yang terus mengingatkan masyarakat terhadap kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan KKN.
“Kami berharap Neon Box ini bukan hanya menjadi sebuah fasilitas atau penanda alun-alun, tetapi juga menjadi simbol bahwa sebuah pengabdian tidak selalu diukur dari seberapa besar sesuatu yang kita tinggalkan, melainkan dari seberapa besar manfaat dan makna yang dapat terus dirasakan setelah kita pergi.”
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, secara resmi berakhir pula masa pengabdian KKN Kelompok 140 di Desa Sumber Makmur. Namun, semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan tetap menjadi bagian dari hubungan yang terus terjalin di masa mendatang.
KKN Kelompok 140 — Mengabdi, Berkarya, dan Meninggalkan Jejak yang Bermakna.












