Melek Digital, Majukan Perkoperasian di Madiun, Disperindakop & UMK Adakan Pelatihan

DetikIndo24.Com // MADIUN – Seiring berkembangnya zaman, mau tidak mau manusia harus mengikuti peradaban digital yang saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap manusia.

Perihal ini disampaikan oleh Yusuf Sofian, Direktur LPK Jasa Utama Nay Nau Malang selaku Narasumber pengisi materi dalam acara yang diselenggarakan oleh Disperindagkop dalam kegiatan pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Wilayah yang Keanggotaannya dalam Daerah Kabupaten/Kota.

Adapun Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian yang diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia.

Dalam penjelasan materi yang disampaikan Yusuf Sofian, diantaranya pembelajaran tentang penggunaan media digital untuk proses transaksi, antara pengurus dengan anggota, baik dalam Koperasi simpan pinjam maupun sektor Riil lainnya.

” mengingat Indonesia saat ini dalam sensus penduduk didominasi oleh manusia Milenial sebesar 69.38℅ dan Gen Z sebesar 74.93 %. Dimana manusia milenial dan Gen Z adalah usia masyarakat yang sudah mengenal teknologi” terang Yusuf

Selaras disampaikan Agus Suyudi selaku Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Kab. Madiun, bahwa koperasi harus mempersiapkan diri dalam beradaptasi dan bertahan terhadap kemajuan teknologi dan era saat ini.

Saat ini kemajuan teknologi dan persaingan semakin kuat. Koperasi dituntut untuk bisa bersaing dalam melayani anggotanya dengan cara-cara terbaru dan bukan cara jadul.

” Koperasi harus segera berbenah menjadi koperasi modern dan melek digital, karena koperasi ada badan usahanya, Kalau tidak  segera berbenah maka akan kalah. Karena persaingan dengan PT” ujar
Agus Suyudi

Lebih lanjut, ” koperasi harus mampu menjalankan kegiatan usahanya dengan cara-cara baru dan manajemen tata kelola yang baik, sehingga koperasi memiliki daya saing yang baik dengan badan usaha lainnya” imbuhnya

Dalam kegiatan pelatihan tersebut diuraikan beberapa materi dari narasumber diantaranya :

1. Membangun bisnis dengan koperasi modern
2. Pengantar koperasi modern
3. Paymen Gateaway sebagai solusi peningkatan transaksi koperasi
4. Modernisasi permodalan koperasi
5. Membuat perencanaan bisnis koperasi
6. Menyusun bisnis model koperasi
7. Hibrid coop concept
8. Penguatan Manajemen koperasi melalui pembenahan aturan
9. Digitalisasi Koperasi melalui pemanfaatan software koperasi
10. Pemasaran produk koperasi melalui e-commerce
11. Memulai bisnis ritel
12. Menyusun RK dan RAPB berbasis aktifitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP