PEKANBARU || Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Riau mengintensifkan berbagai kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial sebagai wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara masif di seluruh wilayah hukum Polda Riau dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”
Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang genap berusia 80 tahun. Delapan dekade pengabdian itu menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, berbagai program sosial digelar menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara. Kegiatan tersebut meliputi penyaluran bantuan sosial (bansos), bakti sosial (baksos), penyediaan air bersih, bakti religi, program bedah rumah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bakti kesehatan berupa donor darah dan pelayanan kesehatan gratis, hingga Gerakan Indonesia Asri yang berfokus pada penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polda Riau menargetkan penyaluran sebanyak 12.500 paket bantuan sosial, pembangunan fasilitas air bersih di tiga lokasi, serta program bedah rumah untuk tiga keluarga yang membutuhkan di wilayah hukum Polda Riau.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online (ojol), kurir, ojek pangkalan (opang), sopir angkutan umum dan truk, penghuni panti asuhan, panti jompo, masyarakat di kawasan padat penduduk dan pesisir, hingga warga kurang mampu.
Rangkaian kegiatan sosial itu telah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 4 Juli 2026. Seluruh jajaran Polda Riau bersama Polres di kabupaten dan kota terus bergerak melaksanakan program kemanusiaan tersebut secara berkelanjutan.
Hingga Rabu (17/6/2026), Polda Riau telah menyalurkan 593 paket bantuan sosial, melaksanakan program air bersih di tiga titik lokasi, serta merealisasikan satu unit bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Ketua Pelaksana Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Polda Riau berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, keagamaan, lingkungan hidup hingga pemberdayaan masyarakat, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jeki saat menyampaikan arahan Kapolda Riau.
Menurutnya, hingga saat ini ratusan paket bantuan sosial telah disalurkan dan berbagai program kemanusiaan terus berjalan di berbagai daerah.
“Hingga saat ini telah tersalurkan 593 paket bantuan sosial, program air bersih telah terlaksana di tiga titik lokasi, dan satu unit bedah rumah telah direalisasikan. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80. Tidak menutup kemungkinan bantuan sosial maupun kegiatan bakti sosial lainnya akan terus kami tingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” katanya.
Jeki menegaskan, semangat “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar tema peringatan Hari Bhayangkara, melainkan komitmen yang diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tingkat Polda Riau dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2026 dan akan dihadiri langsung oleh Ibu Kapolri. Momentum tersebut diharapkan menjadi simbol kuat pengabdian Polri yang telah memasuki usia delapan dekade sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, sejahtera, dan berkelanjutan.
“80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat, Polri untuk Masyarakat.”












