Resmi Dibuka, IGEX 2026 Yogyakarta Industri Game Nasional Siap Tembus Pasar Global

YOGYAKARTA, RiauBerantas.com — Perhelatan Indonesia Game Experience (IGEX) 2026 resmi dibuka di Atrium Rama, Sleman City Hall, Kamis (13/8/2026). Pameran empat hari ini menandai langkah strategis transformasi ekosistem digital Tanah Air, mempertemukan pemangku kepentingan teknologi, seni, dan ekonomi kreatif dalam mendorong IGEX 2026 Yogyakarta industri game nasional ke tingkat global.

Transformasi Strategis Menuju Gerakan Nasional

Ajang yang berawal dari Jakarta Game Show pada 2011 kini berevolusi menjadi gerakan skala nasional. Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Ketum APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menegaskan perubahan ini membuktikan bahwa pengembangan game tidak lagi berpusat di ibu kota.

“Transformasi ini menegaskan bahwa gerakan tersebut bukan hanya milik Jakarta, tetapi merupakan bagian dari gerakan nasional yang mencakup seluruh Indonesia,” ujar Hoky saat pembukaan acara,

Penguatan Lima Fondasi Ekosistem Digital

Menurut Hoky, penguatan pengembangan game lokal indonesia memerlukan lima pilar utama: talenta digital unggul, kolaborasi erat, akses pasar global, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta tata kelola berintegritas. Langkah ini diselaraskan dengan dorongan percepatan pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS).

Dukungan pemerintah mengalir nyata. Direktur Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci ekspansi ekonomi digital industri kreatif.

“Kementerian Kebudayaan RI sangat mendukung event-event seperti ini. Sebagai contoh, dengan adanya game-game berbasis budaya, akan mendukung budaya Nusantara kian go international,” kata Feri.

Akselerasi Teknologi dan Peluang Global

Selain pameran interaktif, agenda ini menghadirkan APTIKNAS TechSummit 2026 bertajuk “AI-Native Indonesia 2026”. Forum tersebut membedah integrasi kecerdasan buatan, komputasi awan, dan keamanan siber dalam industri konten digital.

Potensi talenta lokal turut disuarakan Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Suyanto, M.M., yang membagikan pengalaman produksi film Aji Saka melibatkan jaringan Hollywood dan Paramount Pictures.

Menjadi bagian dari rangkaian event game indonesia 2026 di lima kota, IGEX 2026 menargetkan dampak nyata berupa investasi baru, perluasan lapangan kerja, serta penguatan posisi Indonesia di peta industri kreatif dunia.

Penulis: Lakalim Adalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP