Bayang-Bayang Skandal di Balik Pemilihan Ketua PGRI Pekanbaru: Dari Dugaan Pelanggaran Prosedur Hingga Dana Ratusan Juta

PEKANBARU || Para Guru di Kota Pekanbaru di hebohkan dengan Pemilihan Ketua PGRI Kota Pekanbaru yang dilaksanakan Pada 3 November 2025 di Gedung Guru Rusli Zainal Kota Pekanbaru

Pada Pemilihan tersebut, menetapkan secara aklamasi Sdr. Miftahudin, M.Pdi sebagai Ketua PGRI Kota Pekanbaru Periode 2025 – 2030, namun Proses Konferensi Cabang PGRI Kota Pekanbaru tersebut meninggalkan banyak tanda tanya besar bagi para Ketua Cabang (Kecamatan) dan Para guru yang kedepan akan di wakili aspirasi dan suaranya oleh Ketua PGRI yang baru

Ketua Himpunan Mahasiswa Pemerhati Pendidikan Supriyanto menyampaikan bahwa beberapa Ketua Kecamatan yang sah justru tidak diundang pada kegiatan tersebut

“Saya mendapatkan laporan langsung dari Ketua Kecamatan, mereka tidak diundang, padahal SK nya masih aktif sampai dengan 2026, bahkan ketika pemilihan, ada dugaan yang ikut bukan Pengurus PGRI Kecamatan, tapi Para guru yang diundang hari itu, hari itu juga diterbitkan SK, hari itu juga disuruh milih dan diambil kembali SK nya oleh Panitia” Ujar Supri

Supri mengungkapkan cara kotor seperti ini tidak harus dilakukan untuk memilih Ketua PGRI Kota Pekanbaru, karena ini organisasi Profesi yang sangat di hormati

“Kami menyayangkan hal ini terjadi, terlebih banyak guru yang bertanya soal Laporan Pertanggungjawaban dari Pengurus yang lama, dan Ketua Terpilih saat ini merupakan Mantan Pengurus / Sekretaris PGRI pada periode sebelumnya, periode kemaren saja kami belum lihat laporan, sekarang kok maju jadi ketua” Ujar Ketua HMPP

HMPP juga menyoroti iuran seluruh Guru yang di potong 5000 Per guru setiap bulannya untuk PGRI Pekanbaru, dan Sewa Aset atau Gedung PGRI yang nilainya mencapai ratusan juta

“Teman, Sahabat, Bahkan Keluarga saya ada yang guru, Gaji mereka setiap bulan dipotong 5000 setiap bulan, jika jumlah guru di Kota Pekanbaru hampir 5000an pula, maka hampir 25 juta, jika dikali setahun hampir 300 jutaan yang di kelola pengurus PGRI sebelumnya termasuk Ketua terpilih saat ini yang sebelumnya sebagai sekretaris, belum lagi sewa gedung yang jika ditotal bisa mencapai ratusan juta setiap tahunnya, tapi PGRI Pekanbaru kita ketika Ketua Terpilih ini menjabat sekretaris di periode sebelumnya tidak menunjukkan Pergerakan yang sesuai dengan keuangan tersebut, kami akan laporkan ini ke Inspektorat dan Kejati Riau” Ujar Ketua HMPP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP