Pekanbaru – Isu ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus utama dalam Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terus direspon dengan aksi konkret di tingkat bawah. Jajaran Polsek Limapuluh Polresta Pekanbaru membuktikannya lewat langkah nyata, memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong milik pribadi menjadi area pertanian mandiri yang bernilai produktif.
Langkah ini dipelopori langsung oleh Ipda Ratman, perwira yang sehari-hari mengemban amanah sebagai Panit 1 Reskrim Polsek Limapuluh. Di tengah kesibukannya mengawal penegakan hukum dan kamtibmas, ia meluangkan waktu untuk mengelola sebidang lahan kosong miliknya sendiri.

Pantauan di lokasi pada Minggu (24/5/2026), lahan kosong pribadi yang dulunya tidak produktif kini disulap menjadi hijau royo-royo. Dengan telaten, Ipda Ratman yang tampak mengenakan kaos santai dan topi rimba turun langsung menyiram dan merawat aneka tanaman pangan di pekarangannya tersebut, mulai dari cabai, sayur kangkung, pucuk ubi, hingga deretan pohon pepaya yang kini sudah berbuah lebat.
Inisiatif mandiri di lahan pribadi ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan. Mewakili Kapolsek Limapuluh AKP Asian Sihombing, Kanit Binmas Iptu Antoni menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk dari optimalisasi pekarangan dan lahan kosong oleh personel Polri sendiri.
”Sesuai arahan Bapak Kapolsek, apa yang dilakukan oleh Ipda Ratman di lahan pribadinya ini adalah role model atau contoh nyata dukungan Polsek Limapuluh terhadap ketahanan pangan nasional. Kita ingin mengedukasi dan memotivasi masyarakat bahwa pemenuhan pangan bergizi skala rumah tangga sebenarnya bisa diwujudkan secara mandiri jika kita mau bergerak memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong yang kita miliki sendiri,” ujar Iptu Antoni.
Aksi pelopor kebun mandiri ini diharapkan mampu memicu gerakan serupa di tengah masyarakat untuk tidak membiarkan lahan atau pekarangan pribadi mereka tidur begitu saja. Selain berkontribusi pada stabilitas pasokan pangan sehat, pemanfaatan lahan seperti ini dinilai strategis dalam menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih bersih, tertata, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.












