Agung Paparkan Capaian Setahun Pimpin Pekanbaru

Dok : walikota Pekanbaru agung Nugroho

PEKANBARU || Menjelang genap satu tahun kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Pekanbaru.

Dalam silaturahmi bersama ketua RT dan RW dari tujuh kecamatan di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/2/2026), Agung menyampaikan bahwa pada awal masa jabatan, ia bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dihadapkan pada beban utang daerah sebesar Rp470 miliar serta pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

“Utang sebesar Rp470 miliar itu tidak hanya lunas tahun ini, tetapi kami juga mampu membangun infrastruktur,” ujar Agung.

Ia merinci, selama hampir satu tahun terakhir, pemerintah kota telah membangun jalan sepanjang 42 kilometer, membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), serta membiayai pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya putus sekolah.

Menurutnya, program pendidikan akan terus dilanjutkan setiap tahun. Pemko juga fokus pada penuntasan stunting serta pembaruan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Program Satu ASN Satu RW

Agung juga memperkenalkan program “Satu ASN Satu RW”, yakni penempatan aparatur sipil negara (ASN) sebagai penanggung jawab (person in charge/PIC) di setiap RW. ASN tersebut bertugas menjadi penghubung langsung antara masyarakat dan wali kota.

“ASN ini bukan untuk menggantikan peran ketua RW dan RT, melainkan menjadi akses langsung kepada saya. Mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, ketua RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah. Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diingatkan agar tidak meremehkan peran mereka dalam menyukseskan program pembangunan.

Kaji Kenaikan Honor RT/RW

Dalam kesempatan itu, Agung juga berjanji akan meninjau dan menaikkan honorarium ketua RT dan RW tahun ini. Ia meminta Sekretaris Daerah dan jajaran segera mengkaji skema peningkatan honor tersebut.

“Kota Pekanbaru kini telah menjadi kota metropolitan dengan nilai investasi yang terus meningkat. Pemerintahan itu sebenarnya sederhana, asal berani meningkatkan pendapatan, maka belanja dapat dilakukan dengan tepat,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan memfokuskan upaya pada peningkatan pendapatan daerah dengan melibatkan peran aktif RT dan RW, guna menjaga lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP