304 Ribu Warga Pekanbaru Bisa Berobat Gratis Cukup Pakai KTP, Anggaran UHC Capai Rp108 Miliar

Dok : Ilustrasi

PEKANBARU || Sebanyak 304.717 warga Kota Pekanbaru kini dapat mengakses layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP di fasilitas kesehatan. Mereka merupakan peserta jaminan kesehatan yang dibiayai melalui APBD Kota Pekanbaru dalam Program Universal Health Coverage (UHC).

Program ini berjalan seiring dengan capaian kepesertaan UHC di Pekanbaru yang telah mencapai 100,071 persen, sehingga secara administrasi seluruh warga kota telah masuk dalam skema jaminan kesehatan nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan ratusan ribu warga tersebut merupakan peserta aktif yang iurannya ditanggung penuh oleh pemerintah kota.

“Yang kita tanggung melalui APBD kota sebanyak 304 ribu peserta,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Kota Pekanbaru tetap berkomitmen memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu yang telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

“Mereka cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas, dan langsung mendapatkan pelayanan medis tanpa dipungut biaya,” ungkap Hazli.

Untuk mendukung keberlangsungan program tersebut, Pemko Pekanbaru telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp108 miliar pada APBD tahun berjalan.

“Anggaran ini untuk memastikan seluruh warga penerima program UHC tetap bisa mengakses layanan kesehatan dengan baik,” jelasnya.

Hazli menambahkan, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah menginstruksikan agar seluruh masyarakat kota memperoleh akses layanan kesehatan yang mudah dan merata.

Warga dapat memanfaatkan pelayanan di 21 puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Pekanbaru. Seluruh puskesmas tersebut kini beroperasi hingga pukul 21.00 WIB setiap hari.

Selain itu, masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan juga dapat dirujuk dan memperoleh pelayanan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.

Program UHC ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan beban biaya pengobatan, khususnya bagi warga kurang mampu di Kota Pekanbaru.(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP