OKU TIMUR || Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad menggelar latihan menembak senjata ringan Semester I Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari program pembinaan kemampuan tempur prajurit. Kegiatan ini diikuti seluruh personel guna meningkatkan kesiapan operasional satuan dan kemampuan individu di lapangan.
Latihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Fokus utama kegiatan ini adalah mengasah ketepatan menembak, meningkatkan konsentrasi, serta memperkuat penguasaan senjata bagi setiap prajurit.
Komandan Puslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Polsan Situmorang, mengatakan latihan tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan berbagai tugas operasi.
“Latihan ini bertujuan mengasah ketepatan, konsentrasi, serta penguasaan senjata guna membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas,” ujarnya,Kamis 21/5/26.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit melaksanakan penembakan pada jarak 100 meter dengan tiga sikap tempur, yakni posisi tiarap (prone position), jongkok (kneeling position), dan berdiri (standing position). Metode tersebut diterapkan untuk mengukur kemampuan adaptasi personel serta tingkat akurasi tembakan dalam berbagai situasi tempur.
Selain sebagai sarana peningkatan kemampuan, latihan ini juga menjadi bagian dari evaluasi kemampuan personel dalam mengoperasikan senjata ringan sesuai prosedur dan standar yang berlaku.
Aspek keamanan menjadi perhatian utama selama latihan berlangsung. Setiap prajurit diwajibkan mematuhi aturan keselamatan, termasuk larangan bercanda di area lapangan tembak, tidak mengarahkan senjata secara sembarangan, serta wajib mengikuti seluruh instruksi pelatih dan pengawas lapangan.
Dengan mengedepankan disiplin dan safety, Puslatpur Kodiklatad berharap seluruh rangkaian latihan dapat berjalan aman, tertib, serta menghasilkan prajurit yang semakin siap menghadapi tuntutan tugas di lapangan. (*Red)












