MARTAPURA|| Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad, Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., menegaskan pentingnya penguasaan tiga kemampuan dasar bagi setiap prajurit TNI Angkatan Darat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jam Komandan yang berlangsung di Lapangan Apel Markas Komando Puslatpur Kodiklatad, Senin (12/1/2026).
Dalam arahannya, Brigjen TNI Polsan Situmorang menyampaikan bahwa prajurit TNI AD harus memiliki keseimbangan antara kemampuan berpikir, bertindak, dan berinteraksi dengan masyarakat. Ketiga kemampuan tersebut meliputi kemampuan intelijen, kemampuan tempur, dan kemampuan teritorial.
Kemampuan intelijen diperlukan untuk membentuk ketajaman analisis serta kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman. Kemampuan tempur merupakan identitas utama prajurit sebagai kekuatan pertahanan negara yang profesional dan tangguh di medan tugas. Sementara kemampuan teritorial menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Prajurit yang hebat adalah mereka yang mampu memadukan kecerdasan intelijen, ketangkasan tempur, dan kedekatan dengan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Polsan Situmorang.
Ia menambahkan, ketiga pilar tersebut harus terus diasah secara berkelanjutan agar prajurit tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga matang secara mental, sosial, dan intelektual.
Melalui kegiatan Jam Komandan ini, diharapkan seluruh personel Puslatpur Kodiklatad semakin memperkuat disiplin, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.












