OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di Puslatpur Kodiklatad Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Pulau Sumatera dan akan berlangsung selama satu setengah bulan.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa, kelurahan, maupun kampung nelayan.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Polsan Situmorang menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak bertujuan mencetak peserta menjadi prajurit atau anggota militer. Sebaliknya, peserta akan dibekali kemampuan manajemen koperasi, kepemimpinan, serta penguatan karakter yang diperlukan dalam pemberdayaan masyarakat.
“Diklat ini bukan untuk menjadikan peserta sebagai anggota militer, melainkan membentuk sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan karakter yang kuat untuk menggerakkan pembangunan ekonomi masyarakat melalui koperasi,” ujar Brigjen TNI Polsan Situmorang.
Menurutnya, fokus utama pelatihan diarahkan pada pembentukan karakter, disiplin, integritas, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan yang menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan ini, para peserta memiliki daya tahan mental yang kuat, disiplin yang baik, rasa tanggung jawab, integritas, serta karakter kepemimpinan yang lebih baik,” katanya.
Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menggerakkan dan memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Pembukaan Diklat SPPI KDKMP/KNMP 2026 tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa hingga kawasan pesisir melalui pengembangan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.












