MEDAN ||Ketua Dewan Pembina Komunitas Ojol Indonesia Raya (Kojira), Meriyawati Amelia Prasetio atau akrab disapa Bunda Yin, menegaskan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum bangkitnya gerakan kebaikan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bunda Yin, Jumat (2/1/2026), kepada jajaran pengurus dan anggota Kojira Sumatera Utara. Ia menekankan bahwa kebaikan akan berdampak luas bila dilakukan secara kolektif melalui organisasi yang solid dan konsisten.
“Berbuat baik bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun ketika dilakukan bersama-sama melalui organisasi, kebaikan itu akan berkelanjutan dan memberi dampak nyata. Saya optimis Kojira mampu menjadi motor penggerak kebaikan di tahun 2026,” tegas Bunda Yin.
Sebagai Bendahara DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Bunda Yin menegaskan bahwa nilai kebaikan bersifat universal dan tidak mengenal sekat apapun. Ia mengajak seluruh anggota Kojira untuk menjaga kekompakan dan menjadikan setiap aktivitas sebagai ladang amal.
“Saya mengajak abang-abang dan bapak-bapak di Kojira untuk bersatu dan kompak atas nama kebaikan. Di mana pun berada, termasuk saat melayani penumpang, lakukan dengan niat dan sikap terbaik. Hasilnya pasti akan membawa kebahagiaan,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Kojira, Rudi Zulham Hasibuan atau Bang Rud, menyatakan kesiapan Kojira berada di garda terdepan dalam gerakan sosial dan kemanusiaan sepanjang 2026.
“Arahan Bunda Yin menjadi energi dan motivasi bagi kami. Kojira siap bergerak melakukan kebaikan yang berkelanjutan, bukan hanya untuk komunitas ojol, tetapi juga masyarakat luas, keluarga, hingga bangsa dan negara,” tegas Bang Rud dari Medan melalui pesan singkat kepada wartawan.
Ia menambahkan, Kojira akan terus memperkuat peran sosial komunitas sebagai mitra masyarakat yang hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar wacana.(*Red)












