NGAWI || Sebanyak 507 warga dan santri Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah, Desa Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, antusias mengikuti Pelayanan Medis Masyarakat gratis yang digelar Djarum Foundation bekerja sama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI), Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Djarum Sumbangsih Sosial, sekaligus melanjutkan Program Bakti Sosial Peduli Pondok Pesantren Jawa Timur 2026. Baksos di Desa Kerten tercatat sebagai kegiatan ke-88, dan menjadi baksos kedua yang digelar Djarum Foundation pada awal tahun 2026.
Pengasuh PP Mamba’ul Hikmah Kerten, KH Muhammad Dumami, didampingi Kepala Ponpes Ustadz Syamsul Munir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih kepada Djarum Foundation dan YBSI serta seluruh pihak yang telah peduli dan mendukung kegiatan ini, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan memberi manfaat besar bagi santri dan masyarakat,” ujar Gus Dum.
Kegiatan baksos ini turut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si. Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Mas Anto mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan tersebut sebaik mungkin.
“Mari kita manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk mengecek kesehatan bersama para kiai, ustadz-ustadzah, pengurus pondok, para santri, dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Deputy Program Manager Bakti Sosial Djarum Foundation, Ivana Lie, menjelaskan bahwa pelayanan medis ini merupakan bentuk komitmen Djarum Sumbangsih Sosial dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
“Pelayanan medis masyarakat ini menyasar santri, pengurus, pengasuh pondok, serta warga sekitar pesantren sebagai upaya peningkatan akses layanan kesehatan,” jelas Ivana.
Sementara itu, Founder YBSI Dr. dr. Hisnindarsyah, Sp.KL(K) mewakili Ketua Umum YBSI Hj. Virly Mavitasari menyampaikan bahwa layanan kesehatan kali ini mencakup pemeriksaan umum, gigi, laboratorium, serta layanan spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT).
“Kasus terbanyak yang ditemukan adalah hipertensi dan osteoartritis pada masyarakat umum, serta penyakit kulit, faringitis, dan ISPA pada santri. Selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi pencegahan agar masyarakat dapat menjaga kesehatannya secara mandiri,” terangnya.
Dalam kegiatan ini, YBSI menurunkan 35 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter umum, dokter spesialis THT, dokter gigi, perawat, tenaga laboratorium, apoteker, serta relawan. YBSI juga menghadirkan mobile dental unit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi.
Adapun total layanan yang diberikan meliputi:
308 pasien masyarakat umum (termasuk 117 pemeriksaan laboratorium),
101 santri,
51 pasien gigi, dan
37 pasien spesialis THT.
Sehingga total keseluruhan mencapai 507 orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Paron, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Kepala Desa Kerten, serta perwakilan Djarum Foundation, di antaranya Yuda Ardiwinata, Totok Widyanto, dan BSP PT Djarum Madiun Novry Benhard.
Program Pelayanan Medis Masyarakat merupakan kegiatan rutin Djarum Sumbangsih Sosial. Sejak tahun 2014, program ini telah melayani lebih dari 90.000 warga di Jawa Tengah dan Jawa Timur, melalui berbagai kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan, khitanan massal, peningkatan kualitas panti asuhan, satgas pencegahan kebakaran, hingga penyediaan air bersih.












