PELALAWAN, RiauBerantas.com – Pencegahan Karhutla di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, diperkuat Polsek Langgam melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, Minggu (4/10/2026).
Personel Piket Polsek Langgam turun ke tengah masyarakat sekitar pukul 10.25 WIB untuk mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kapolsek Langgam Ipda Bambang Hermanto, SH., MH., mengatakan sosialisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko pembakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan,” ujar Ipda Bambang Hermanto.
Menurut Bambang, pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Masyarakat memiliki peran penting untuk menjaga lingkungan dan melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin.
“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.
Sosialisasi berlangsung aman dan lancar. Selama kegiatan, personel tidak menemukan kendala maupun gangguan yang berarti.
Polsek Langgam juga melaporkan kegiatan tersebut melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK) sebagai bagian dari pemantauan dan pelaporan upaya pencegahan Karhutla di wilayah hukumnya.
Kepolisian berharap pendekatan langsung kepada warga dapat memperkuat kesadaran bersama. Dengan keterlibatan masyarakat, potensi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Langgam diharapkan dapat ditekan sejak awal.












