Sekitar Delapan Ribu KPM Bansos di Kampar Eksclude Karna Judol dan Bayar Kredit!!!

KAMPAR, RiauBerantas.com – Masyarakat Kabupaten Kampar baru-baru ini di buat heboh oleh banyak nya penerima bantuan sosial yang di non aktifkan atau Eksclude oleh Kementerian Sosial.

Dari jumlah penerima berkisar 40.000(empat puluh ribu) KPM ada yang terdeteksi oleh PPATK berkisar 8000(delapan ribu)KPM yang terlibat judi online serta uang bansos yang masuk tidak di pergunakan sebagaimana mestinya.

Hal ini menjadi polemik baru dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Kampar. Karena bantuan yang semestinya di peruntukan untuk belanja bahan sembako diduga banyak disalah gunakan oleh oknum keluarga penerima manfaat yang tidak mensyukuri bantuan yang telah di berikan oleh pemerintah pusat.

Menyikapi polemik tersebut NV selaku ketua aliansi Indonesia bangkit Kabupaten Kampar menyampaikan rasa kekecewaan terhadap oknum-oknum KPM yang tidak pandai bersyukur dalam menggunakan dana bantuan sosial dari pemerintah pusat tersebut.

Dalam kesempatan itu beliau sempat meluapkan juga rasa kekecewaan dan kesal terhadap pemerintah Kabupaten Kampar yang terkesan melakukan pembiaran sehingga dana bansos tersebut bisa semena mena di pergunakan oleh KPM untuk apapun.

Padahal dana tersebut sudah sangat jelas dalam juknisnya menyebutkan dana bansos tersebut di cairkan dan dibelanjakan sesuai bahan pokok yang telah di tentukan untuk pemenuhan gizi.

Sebelum menutup pembicaraannya beliau berharap agar Pemerintah Kabupaten Kampar khususnya untuk bisa mengambil langkah terbaik sehingga dana bansos tersebut bisa tepat sasaran untuk peruntukan nya. Sehingga tidak ada lagi temuan seperti ini lagi.(Rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP