PEKANBARU || Satresnarkoba Polresta Pekanbaru kembali menggencarkan operasi pemberantasan narkotika melalui kegiatan Kring Serse di sejumlah kawasan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan peredaran gelap narkoba, Sabtu (11/7/2026) malam.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko, SH, MH, didampingi Wakasat Resnarkoba AKP Safril, SH, MH, Kanit II Satresnarkoba Ipda Efrain Wildana, SE, SH, MH, bersama Tim Opsnal Satresnarkoba.
Tim menyasar tiga lokasi yang diduga kerap menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika, yakni kawasan Kampung Dalam, Kampung Terendam, serta Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pria berinisial RY (19), AB (22), RK (33), dan SP (35). Hasil pemeriksaan urine menunjukkan keempatnya positif mengonsumsi narkotika.
Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan sabu. Dari tangan RY ditemukan dua paket kecil diduga sabu beserta satu kaca pirek. Sementara dari RK, petugas menyita satu alat hisap (bong), satu kaca pirek, dan satu unit telepon seluler. Adapun AB dan SP turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak hanya melakukan penindakan, personel Satresnarkoba juga menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Kegiatan preventif tersebut merupakan bagian dari upaya mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus membangun partisipasi masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba di Kota Pekanbaru.
Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan kegiatan Kring Serse akan terus diintensifkan sebagai langkah optimalisasi pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.
“Keempat pria bersama barang bukti kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk proses hukum dan pengembangan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas,” tegas AKP Noki, Minggu (12/7/2026).
Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli, penyelidikan, dan penindakan di kawasan-kawasan yang menjadi perhatian guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, sekaligus menekan angka peredaran narkotika di Kota Pekanbaru.












