Projo Karimun Serukan Himbauan Bersama: Jaga Kondusifitas, Tolak Anarkisme, Saring Sebelum Sharing

KARIMUN || Situasi politik dan sosial di Tanah Air yang belakangan diwarnai gejolak aksi massa hingga berujung pada anarkisme, mendapat perhatian serius dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Kabupaten Karimun. Ketua DPC Projo Karimun, Wisnu Hidayatullah, menyerukan himbauan bersama kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memecah belah.

“Kami mengajak seluruh tokoh politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, LSM, OKP, mahasiswa, aparat penegak hukum, kepala daerah, serta seluruh lapisan masyarakat Karimun untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketenteraman di daerah kita tercinta. Polemik memang datang bertubi-tubi, tapi kita harus tetap berpikir jernih dan bijak bertindak,” tegas Wisnu, Minggu (31/8/2025).

Ia menegaskan bahwa tindakan anarkis seperti perusakan maupun penjarahan yang terjadi di beberapa wilayah nasional tidak boleh ditiru apalagi dibiarkan merasuki kehidupan masyarakat Karimun. Menurutnya, tindakan semacam itu adalah tindak pidana yang hanya membawa kerugian dan memperburuk citra daerah.

“Mari kita sepakat, jalan kekerasan bukanlah solusi. Aksi anarkis justru merusak sendi-sendi persaudaraan yang sudah lama kita bangun. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.

Wisnu juga menyoroti derasnya arus informasi di era digital. Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita, agar tidak terjebak dalam kabar bohong (hoaks) yang bisa memicu konflik horizontal.

“Jangan langsung percaya apalagi menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ingat, saring dulu sebelum sharing. Hoaks bisa menimbulkan keresahan dan memecah belah kita,” tambahnya.

Dengan penuh kesadaran kebangsaan, Wisnu menyerukan agar masyarakat Karimun tetap meneguhkan semangat kebhinekaan dan menjaga kerukunan antarwarga.

“Karimun Bumi Berazam adalah rumah kita bersama. Kita harus menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan menegakkan nilai kebhinekaan. Mari kita buktikan bahwa masyarakat Karimun adalah masyarakat yang arif, bijaksana, dan mampu mengendalikan diri. Karimun Aman, Damai, dan Bersatu dalam Kebhinekaan!” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP