Polantas Karib Disambut Ceria Anak-Anak, Ditlantas Polda Riau Tanamkan Keselamatan dan Cinta Lingkungan Sejak Dini

PEKANBARU, RiauBerantas.com  — Suasana ceria mewarnai kegiatan Dikmas Lantas melalui Program Polisi Sahabat Anak yang digelar Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau di Ruang RTMC Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai, Pekanbaru, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut diikuti 108 anak dari lima taman kanak-kanak, yakni TK Tunas Harapan, TK Meranti, TK Al Munawarah, TK At Taubah dan TK Al Amin.

Kehadiran personel Polantas Karib disambut antusias para peserta. Anak-anak tampak gembira berinteraksi langsung dengan polisi dalam suasana yang ramah, edukatif dan penuh keakraban.

Melalui pendekatan humanis dan komunikatif, personel Ditlantas Polda Riau memperkenalkan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, mengenalkan berbagai rambu lalu lintas, mengajak anak-anak bernyanyi bersama serta menggelar sesi tanya jawab mengenai keselamatan di jalan.

Para peserta juga mendapatkan buku petunjuk keselamatan berlalu lintas sebagai bahan edukasi yang dapat dipelajari kembali bersama guru maupun orang tua.

Tidak berhenti di dalam ruangan, anak-anak kemudian diajak melihat secara langsung kendaraan operasional Polisi Lalu Lintas yang berada di ruang Sat PJR Ditlantas Polda Riau.

Pengalaman tersebut menjadi momen menarik bagi anak-anak sekaligus membangun kesan bahwa polisi merupakan sosok yang ramah, bersahabat dan hadir untuk melindungi masyarakat.

Green Policing Dikenalkan Sejak Dini

Selain edukasi keselamatan berlalu lintas, kegiatan Polisi Sahabat Anak kali ini juga mengintegrasikan semangat Green Policing.

Anak-anak dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan, menyayangi tanaman serta memahami pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Pesan tersebut disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan metode yang menyenangkan agar mudah dipahami anak-anak.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan, edukasi keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan dan karakter anak di masa depan.

“Kami ingin anak-anak mengenal Polantas sebagai sahabat yang hadir untuk melindungi, mengedukasi dan mengajak mereka melakukan hal-hal positif. Keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini,” ujar AKBP Dasril.

Menurutnya, melalui Green Policing, anak-anak juga diajak memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari menjaga kehidupan dan masa depan bersama.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh anak-anak dapat diteruskan kepada orang tua sehingga turut membentuk kebiasaan positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dirlantas: Budaya Keselamatan Harus Dibangun Sejak Dini

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan, budaya keselamatan berlalu lintas harus dibangun secara berkelanjutan dan dimulai sejak usia dini.

“Anak-anak hari ini merupakan generasi pengguna jalan di masa depan. Karena itu, edukasi keselamatan harus diberikan sejak dini dengan pendekatan yang humanis dan menyenangkan. Kami ingin nilai-nilai tertib berlalu lintas tumbuh menjadi karakter, bukan sekadar pengetahuan,” tegasnya.

Jeki juga menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat.

“Polantas Karib bukan hanya hadir untuk mengatur dan menegakkan aturan lalu lintas. Kami ingin hadir lebih dekat, menjadi sahabat masyarakat, sekaligus mengajak bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.

Menurutnya, ketika anak-anak merasa nyaman berinteraksi dengan polisi, pesan mengenai keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan akan lebih mudah diterima.

Kapolda Riau Apresiasi Program Polisi Sahabat Anak

Komitmen Ditlantas Polda Riau tersebut mendapat apresiasi dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Ia menilai Program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang humanis sekaligus menjadi sarana membangun kesadaran keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Ditlantas Polda Riau melalui Program Polisi Sahabat Anak. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat dan memberikan edukasi sejak usia dini,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.

Menurutnya, edukasi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga membangun kesadaran untuk mencintai dan menjaga lingkungan melalui semangat Green Policing.

“Tertib berlalu lintas, menghormati sesama pengguna jalan, menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan harus menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil. Dari anak-anak inilah kita berharap lahir generasi yang disiplin, peduli dan memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.

Kapolda juga mengapresiasi personel Ditlantas Polda Riau yang mampu menghadirkan suasana kepolisian yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Ketika anak-anak tersenyum, merasa nyaman dan tidak takut kepada polisi, itu adalah bagian dari keberhasilan membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Polantas harus terus hadir sebagai sahabat, pelindung dan pengayom masyarakat,” tegasnya.

Guru Apresiasi Kegiatan Polantas Karib

Apresiasi juga disampaikan para guru, salah satunya dari TK Tunas Harapan. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman edukatif yang berkesan bagi anak-anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau, khususnya Polantas Karib, atas sambutan dan pelayanan yang sangat baik. Anak-anak sangat senang bertemu polisi. Mereka mendapatkan pengetahuan tentang rambu-rambu dan keselamatan lalu lintas, sekaligus belajar bagaimana menjaga lingkungan sejak dini,” ungkap salah seorang guru TK Tunas Harapan.

Menurutnya, pendekatan langsung membuat anak-anak lebih mudah memahami materi karena mereka belajar melalui pengalaman, interaksi dan suasana yang menyenangkan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AKP Dedi Siswanto, S.H., M.H., AKP Fajri Sentosa, S.H., M.M., AKP Bahrul S., S.H., M.M., IPTU Riza Elfiera, Brigadir Annisa W., S.H., serta ASN Robert Pardosi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.

Melalui Program Polisi Sahabat Anak yang dipadukan dengan semangat Green Policing, Ditlantas Polda Riau berupaya menanamkan nilai keselamatan, kedisiplinan dan kepedulian lingkungan kepada generasi sejak usia dini.

Dari kegiatan sederhana tersebut, anak-anak tidak hanya mengenal rambu lalu lintas dan kendaraan polisi. Mereka juga diajak memahami bahwa keselamatan harus dijaga, aturan harus dipatuhi dan lingkungan harus dirawat.

Dari senyum anak-anak di Ruang RTMC Ditlantas Polda Riau, ditanamkan harapan lahirnya generasi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus generasi yang peduli terhadap lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP