PMR SMKN 7 Pekanbaru Gelar Pelatihan Perawatan Keluarga/UKS Bersama PMI Kota Pekanbaru

Pekanbaru — Palang Merah Remaja (PMR) SMKN 7 Pekanbaru menggelar Pelatihan Teknis Perawatan Keluarga/Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang dilaksanakan di lingkungan SMKN 7 Pekanbaru pada 12–13 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi inisiatif PMR SMKN 7 sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal anggota dalam menjalankan peran pelayanan kesehatan dasar di sekolah.

Pelatihan tersebut menghadirkan fasilitator dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru, yakni Ns. M. Isfajrian Fadly, M.Kep dan Milla Hayati, S.Tr.Keb, yang memberikan pembekalan teknis berbasis praktik dan standar perawatan dasar.

Materi pelatihan disusun secara spesifik dan aplikatif, meliputi penataan tempat tidur orang sakit, teknik menolong pasien saat buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) di atas tempat tidur, serta perawatan kebersihan mulut dengan dua metode, yaitu bagi pasien yang mampu menyikat gigi sendiri dan yang tidak mampu menyikat gigi secara mandiri.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi penyajian makan dan minum, dengan pelaksanaan untuk pasien yang dapat duduk dan makan sendiri, serta pasien yang tidak dapat duduk namun masih mampu makan sendiri. Pelatihan ditutup dengan praktik memandikan orang sakit di atas tempat tidur, sebagai keterampilan dasar yang penting dalam perawatan keluarga dan kegiatan UKS.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan materi, studi kasus, dan simulasi praktik langsung agar anggota PMR memiliki pemahaman prosedural sekaligus keterampilan teknis yang siap diterapkan di lapangan.

Ketua PMR SMKN 7 Pekanbaru, Olivia Syaharani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kebutuhan nyata PMR di sekolah.
“Kami sangat senang kegiatan ini dapat terlaksana. Pelatihan ini memberi kami pengalaman langsung dan keterampilan penting untuk menjalankan tugas PMR di UKS. Ini menjadi bekal agar kami lebih siap dan percaya diri membantu sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina PMR SMKN 7 Pekanbaru, Mia Susanti, menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam pembinaan siswa.
“Inisiatif PMR mengadakan pelatihan ini patut diapresiasi. Selain meningkatkan keterampilan perawatan dasar, kegiatan ini juga membentuk karakter kepedulian, disiplin, dan tanggung jawab pada siswa,” katanya.

Melalui pelatihan dua hari ini, PMR SMKN 7 Pekanbaru menegaskan perannya sebagai organisasi siswa yang aktif, mandiri, dan berorientasi pada penguatan layanan kesehatan sekolah, sekaligus memperkuat sinergi pembinaan dengan PMI Kota Pekanbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP