PEKANBARU, RiauBerantas.com — Gerak cepat personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Permai Ditlantas Polda Riau membuahkan hasil. Sejumlah terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang pengemudi truk berhasil diamankan setelah dikejar petugas hingga KM 20 A Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), Sabtu (19/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.39 WIB di KM 10 A Tol Permai. Saat itu, personel PJR Tol Permai, Ipda Al Jamil dan Aiptu Hendri, tengah melaksanakan patroli di sekitar Gerbang Tol Minas.
Petugas kemudian menerima informasi dari Senkom HK Tol Permai melalui radio komunikasi mengenai adanya pengeroyokan terhadap seorang pengemudi truk Hino.
Mendapat informasi tersebut, personel PJR langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di KM 10 A, petugas mendapati korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kiri.
Sementara itu, para terduga pelaku diketahui telah meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan masing-masing dan bergerak ke arah utara.
Personel PJR kemudian melakukan pengejaran. Hingga akhirnya, kendaraan yang diduga digunakan para terduga pelaku ditemukan di KM 20 A.
Petugas langsung menghentikan kendaraan tersebut dan mengamankan para terduga pelaku. Selanjutnya, seluruh terduga pelaku beserta kendaraan dibawa ke Gerbang Tol Kandis Selatan sebelum diserahkan kepada Unit Reserse Polsek Minas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kanit Tol Permai IPTU Bobby P. Hermawan, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan respons cepat dilakukan untuk mencegah situasi berkembang sekaligus memastikan keamanan pengguna jalan lainnya.
“Begitu menerima informasi adanya kejadian tersebut, personel langsung bergerak menuju lokasi. Setelah mengetahui para terduga pelaku meninggalkan TKP, petugas melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan mereka di KM 20 A,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi cepat dari Senkom HK Tol Permai turut membantu petugas memperoleh informasi awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, S.I.K., mengapresiasi respons cepat personel di lapangan dalam menindaklanjuti laporan tersebut.
“Setiap informasi mengenai gangguan keamanan di jalan tol harus segera direspons. Personel PJR dituntut untuk cepat hadir di lokasi, memberikan pertolongan kepada korban, mengamankan situasi, serta mengambil langkah yang diperlukan agar kejadian tidak berkembang,” ujarnya.
Ia menilai sinergi antara PJR Ditlantas Polda Riau dan Senkom HK Tol Permai menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyampaian informasi dan penanganan gangguan keamanan di sepanjang jalur tol.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada personel PJR dan pihak Senkom HK yang telah berkoordinasi dengan baik. Kolaborasi seperti ini harus terus dipertahankan demi menciptakan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna Tol Permai,” tambahnya.
AKBP Eko juga mengimbau para pengemudi agar tidak menyelesaikan perselisihan dengan tindakan kekerasan.
“Jangan mudah terpancing emosi. Apabila terjadi persoalan antarpengemudi, segera laporkan kepada petugas. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., kepada personel PJR Tol Permai yang bergerak cepat menangani kejadian tersebut.
Ia turut mengapresiasi pihak Senkom HK Tol Permai atas komunikasi dan kolaborasi yang mendukung kecepatan petugas memperoleh informasi hingga melakukan penanganan di lapangan.
“Kecepatan informasi dan respons petugas merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan di jalan tol. Terima kasih kepada personel PJR yang telah melaksanakan tugas dengan cepat dan kepada pihak Senkom HK atas kolaborasi serta komunikasi yang terjalin dengan baik,” ujar Kombes Pol Jeki.
Polantas Karib Riau mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk mengedepankan keselamatan, menjaga emosi, dan segera menghubungi petugas apabila menghadapi gangguan keamanan atau situasi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.












