PELALAWAN || Upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan dalam menangani persoalan drainase yang kotor dan tersumbat mendapat apresiasi dari kalangan pemerhati lingkungan. Forum Wartawan Lingkungan Riau menilai kinerja DLH semakin serius, terarah, dan konsisten dalam mengatasi permasalahan yang selama ini berpotensi menimbulkan genangan air hingga pencemaran lingkungan permukiman.
Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Pangkalan Kerinci, petugas DLH terlihat aktif melakukan pembersihan saluran drainase. Kegiatan tersebut meliputi pengangkatan endapan lumpur, sampah organik, serta berbagai jenis limbah yang menghambat aliran air.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran sistem drainase sekaligus mencegah terjadinya banjir lokal. Selain itu, saluran air yang bersih juga berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran.
Anggota Forum Wartawan Lingkungan Riau, Tami Wiata, mengapresiasi peningkatan kinerja yang ditunjukkan DLH Pelalawan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami melihat ada perubahan sikap dan prioritas yang lebih jelas. DLH Pelalawan melalui tim drainasenya tidak hanya merespons keluhan masyarakat, tetapi mulai bekerja secara terjadwal dan fokus pada titik-titik kritis yang selama ini menjadi sumber permasalahan,” ujar Tami, kepada awak media,kamis 18/6/26.
Menurutnya, penanganan drainase yang dilakukan secara intensif merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
“Lingkungan yang bersih dimulai dari aliran air yang lancar. Jika drainase terjaga dengan baik, risiko munculnya penyakit maupun kerusakan lingkungan dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan DLH Pelalawan, Sumiati, menyambut baik apresiasi dan masukan yang disampaikan berbagai pihak, termasuk insan pers. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan saluran drainase dan pengendalian pencemaran lingkungan tetap menjadi salah satu prioritas utama instansinya.
“Kami menyadari tantangan di lapangan masih cukup besar, mulai dari keterbatasan sarana hingga masih adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan. Namun dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami berkomitmen menjaga konsistensi dalam menciptakan lingkungan Pelalawan yang lebih bersih, sehat, dan tertata,” kata Sumiati.
Forum Wartawan Lingkungan Riau berharap upaya positif tersebut terus dipertahankan dan diperluas ke seluruh wilayah Pangkalan Kerinci. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air agar hasil pembersihan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Keberhasilan menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat,” tutup Tami.












