PEKANBARU || Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran Polresta Pekanbaru melalui pendampingan terhadap kelompok tani binaan di wilayah hukum setempat.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Dingin, Polsek Bukitraya, Aipda Priyanto yang turun langsung melakukan pengecekan sekaligus pendampingan perawatan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Bina Tani Sejahtera di Jalan Kaharuddin Nasution, UPT Pelatihan Penyuluh Pertanian, RT 03/RW 07, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Priyanto bersama Ketua Poktan Bina Tani Sejahtera, Riko Sihombing, melakukan penyemprotan tanaman jagung sebagai bagian dari perawatan rutin menjelang masa panen.
“Hari ini kami bersama Poktan melakukan perawatan dan penyemprotan tanaman jagung pipil untuk memberantas rumput serta menjaga kesehatan tanaman agar hasil panen lebih maksimal,” ujar Aipda Priyanto.
Ia menjelaskan, penyemprotan dilakukan menggunakan pestisida ramah lingkungan guna menjaga kualitas tanaman sekaligus meminimalisasi dampak terhadap lingkungan sekitar.
Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas itu merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H., melalui Ps Kasi Humas Iptu Anthoni Siregar mengatakan, Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam mengelola lahan produktif.
“Polri melalui para Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan proses penanaman hingga perawatan tanaman berjalan optimal,” kata Iptu Anthoni.
Ia menambahkan, lahan jagung pipil seluas kurang lebih empat hektare tersebut merupakan lahan binaan Polsek Bukitraya yang saat ini menunjukkan pertumbuhan cukup baik sesuai usia tanaman.
Selain memantau perkembangan tanaman, personel Bhabinkamtibmas juga rutin melakukan pengawasan terhadap potensi serangan hama, termasuk penyemprotan hama daun jagung sebagai langkah antisipasi terhadap serangan ulat yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen.
“Langkah preventif ini dilakukan agar kualitas tanaman tetap terjaga hingga masa panen nanti,” tutup Iptu Anthoni.(*Red)












