Pekanbaru,RiauBerantas.com– Mengejutkan Bank Riau Kepri diduga pernah mencairkan dana CSR sebesar 2,1 Milyar untuk sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Kemala Bhayangkari 01 milik Polda Riau di tahun 2021 kemarin. Untuk mendapatkan informasi secara rinci dana tersebut diperuntukkan untuk apa saja Forum Pemuda Peduli Masyarakat Miskin (FPPMM) pernah mengajukan surat klarifikasi pada November tahun 2022, namun sampai saat ini belum ada jawaban bahkan terkesan cuek dengan surat tersebut.
Adri selaku Sekretaris FPPMM membenarkan terkait surat tersebut, pihaknya juga sudah beberapa kali bertanya ke bank Riau kepri terkait tindak lanjut surat tersebut. Tapi seperti nya bank Riau Kepri tidak merespon.
“Sudah kita pertanyakan surat yang kita masukkan , tapi mereka menjawab masih dikomunikasikan dengan pimpinan” jawabnya
Menurut Adri, pihaknya bertanya dana CSR tersebut hal yang wajar, mengingat bank Riau Kepri itu adalah perusahaan plat merah milik pemerintah Riau yang notabene menggunakan uang rakyat Riau.
“Menurut kami wajar kami pertanyakan dana CSR yang sebesar itu untuk satu sekolah, ingat bank Riau adalah bank milik pemerintah Riau yang seluruh kabupaten kota se Riau terlibat memberikan modal serta pemerintah kepulauan riau juga memberikan modal. Jadi yang mereka keuarkan semestinya harus transparan dan untuk kepentingan masyarakat riau dan kepulauan Riau” jelasnya keras.
Sambut Adri lagi, sebenarnya dana CSR itu sah saja diberikan kepada lembaga pendidikan, namun yang kita herankan kenapa harus sebesar itu diduga 2,1 Milyar.
“Kita meminta klarifikasi penggunaan dana CSR yang di duga 2,1 Milyar tersebut untuk apa saja, dan kita ingin bertanya kenapa hanya TK Bhayangkari saja yang dapat. Semestinya dengan dana sebesar itu banyak sekolah yang bisa mendapatkannya” ungkap nya lebih keras lagi.
Oleh sebab itu pihaknya akan terus meminta bank Riau Kepri untuk menjawab surat FPPMM, jika tak juga mendapat respon maka kami akan segera melakukan investigasi ke TK Bhayangkari 01 dan Polda Riau. Bahkan tidak menutup kita akan laporkan ke komisi informasi Riau agar bank Riau Kepri membuka tabir dana CSR tersebut.
“Kami dari FPPMM terus meminta agar bank Riau Kepri dapat menjelaskan dana CSR di TK Bhayangkari 01 yang diduga sebesar 2,1 Milyar tersebut. Jika tak juga mendapat respon maka kami akan lakukan investigasi ke TK Bhayakari dan melaporkan bank Riau Kepri penegak hukum dan komisi informasi Riau’ tutupnya.(zerry)












