PEKANBARU || Resimen Artileri Pertahanan Udara 1 Pasukan Gerak Cepat menggelar Latihan Matra Udara I Level 1 bertajuk Brahmastra Buana 1 di Pekanbaru, Kamis (12/2/2026). Latihan ini melibatkan empat Batalyon Arhanud Pasgat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan udara.
Empat satuan yang terlibat yakni Batalyon Arhanud 11, Batalyon Arhanud 12, Batalyon Arhanud 14, dan Batalyon Arhanud 15. Masing-masing batalyon mengerahkan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dimiliki dalam skenario latihan terpadu.
Salah satu sistem senjata yang digelar adalah Oerlikon Skyshield, yang menjadi andalan dalam sistem pertahanan udara Korps Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara.
Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat Kolonel Pas R.H. Aritonang, selaku Komandan Latihan, menegaskan bahwa latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis prajurit, sekaligus menguji kesiapsiagaan operasional satuan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman udara.
“Latihan ini harus mampu meningkatkan profesionalisme prajurit dan memperkuat soliditas antar satuan. Kesiapsiagaan operasional menjadi kunci dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Udara,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya faktor keselamatan dalam setiap tahapan latihan.
“Utamakan faktor keselamatan, jangan lupa berdoa, jaga kesehatan, dan tetap semangat,” tegasnya.
Melalui Latihan Brahmastra Buana 1, jajaran Arhanud Pasgat diharapkan semakin siap dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta merespons dinamika ancaman yang berkembang secara cepat dan kompleks.(*Red)












