Bupati Zukri Gerakan Pelalawan Menuju Lumbung Pangan Riau

PELALAWAN || Kabupaten Pelalawan kembali menunjukkan langkah besarnya di sektor pertanian. Dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Sugiyono, kegiatan penanaman padi IP 200 berlangsung semarak di Kecamatan Kuala Kampar beberapa waktu yang lalu, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program swasembada pangan nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Momentum ini bukan sekadar seremoni. Di bawah kepemimpinan Bupati Zukri dan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, Pelalawan bergerak cepat mengimplementasikan Asta Cita dengan langkah nyata—memastikan Bumi Tuah Negeri Seiya Sekata menjadi daerah mandiri pangan sekaligus penopang ketersediaan beras di Provinsi Riau,Kamis 14/8/25

“Kita gencar melakukan penanaman padi untuk mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Pelalawan. Target kita jelas: pangan cukup, petani sejahtera,” tegas Bupati Zukri.

Target Besar, Strategi Jelas

Tahun 2025, Pemkab Pelalawan menargetkan 7.976 hektare lahan tanam padi dengan potensi lahan mencapai 6.521 hektare. Strategi yang dijalankan meliputi:

Perluasan Areal Tanam melalui program cetak sawah baru.

Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100, IP 200, hingga IP 300.

Pengembangan Padi Gogo (Padi Darat) di lahan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Penanaman tersebar di 7 kecamatan, dengan rincian:

IP 200: Kuala Kampar, Teluk Meranti, Pelalawan, Pangkalan Kuras.

IP 300: Teluk Meranti.

Padi Gogo: Pelalawan, Ukui, Pangkalan Lesung, Pangkalan Kuras.

Didukung Anggaran dan Teknologi Modern

Program ini mendapat dukungan penuh dari APBN, APBD Provinsi Riau, APBD Kabupaten Pelalawan, serta swadaya petani. Bantuan yang diberikan meliputi:

Benih unggul dan pupuk.

Alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan transplanter.

Perbaikan jaringan irigasi di sentra-sentra sawah.

Pemkab juga tengah mengusulkan 1.000 hektare lahan baru di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, melalui program Cetak Sawah Baru yang direncanakan didukung APBN.

Manfaat yang Langsung Dirasakan Petani

Produksi Padi Meningkat Dua Kali Lipat – Melalui IP 200, petani bisa panen dua kali setahun.

Ketahanan Pangan Terjaga – Stok beras lokal aman untuk kebutuhan daerah.

Kesejahteraan Petani Naik – Hasil panen yang melimpah berarti pendapatan yang lebih baik.

Kuala Kampar Menuju Lumbung Pangan Riau – Posisi strategis untuk memasok kebutuhan beras provinsi.

“Dengan dukungan semua pihak, kami yakin swasembada pangan di Pelalawan akan tercapai. Ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan yang lebih sejahtera,” tutur Plh Kadis DKPTPH Pelalawan, Budi Surlani, S.Hut.

Dari Pelalawan untuk Indonesia

Keseriusan Bupati Zukri dalam menggerakkan sektor pertanian tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga menempatkan Pelalawan sebagai daerah yang siap berkontribusi bagi kedaulatan pangan nasional.

Pelalawan kini melangkah mantap, dengan visi yang jelas: menjadi kabupaten mandiri pangan, sejahtera petaninya, kuat ekonominya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP