JAKARTA, RiauBerantas.com — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI meraih penghargaan Maritime Fleet Reliability dalam ajang 8th BUMN & BUMD Brand Equity Forum 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Apresiasi dari The Iconomics ini diberikan atas konsistensi BUMN pelayaran tersebut dalam menjaga keandalan operasional armada kapal serta memperkuat budaya keselamatan pelayaran di seluruh perairan Indonesia.
Transformasi Brand Equity Berbasis Kepercayaan
Ajang BUMN & BUMD Brand Equity Forum 2026 menandai pergeseran kriteria penilaian citra korporasi BUMN. Organisasi media The Iconomics menekankan bahwa kekuatan merek BUMN tidak lagi diukur dari logo atau kampanye promosi belaka, melainkan dari pilar kepercayaan (trust).
Empat pilar utama yang menjadi tolok ukur mencakup Brand Popularity, Commercial Reputation, People Reputation, dan Social Reputation. Melalui parameter ini, publik menilai BUMN dari integritas kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan bisnis, hingga kontribusi sosial nyata.
Mewakili Direktur Armada dan Teknik PT PELNI, Vice President Teknik PT PELNI Darman menyampaikan apresiasi atas pengakuan tersebut. Ia menegaskan prioritas BUMN dalam mengelola lini pelayaran nasional.
“PT PELNI senantiasa berkomitmen untuk terus mengedepankan keselamatan dan keamanan pelayaran, pencegahan pencemaran lingkungan, serta safety culture yang kuat sehingga dapat menciptakan zero accident dengan armada yang tentunya reliable,” ujar Darman.
Menjaga Konektivitas Maritim Nusantara
Pencapaian ini mempertegas posisi PT PELNI sebagai entitas pelayaran maritim terbesar di Indonesia. Perusahaan mengoperasikan jajaran kapal penumpang, kapal perintis, hingga kapal barang guna menyambungkan pulau-pulau di seluruh wilayah Nusantara.
Di tengah dinamisnya tantangan tata kelola korporasi, penerapan safety culture yang disiplin menjadi kunci utama. Pemeliharaan armada secara berkala dilakukan demi menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Langkah pencegahan pencemaran lingkungan laut turut melengkapi standar operasional kapal. Penguatan seluruh aspek operasional ini menjadi fondasi utama PELNI dalam menjaga reputasi serta kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Penulis: Lakalim Adalin












