JAKARTA ,RiauBerantas.com – Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia mencatatkan lonjakan kinerja signifikan di bawah kepemimpinan Dr. Mulyadi, S.H., M.S.E., yang berhasil mengantarkan instansi tersebut masuk dalam jajaran tiga besar lembaga negara dengan tingkat kepuasan tertinggi bagi generasi muda berdasarkan hasil survei periode September hingga Oktober 2026.
Transformasi Birokrasi di Bawah Kepemimpinan Baru
Kepemimpinan di Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia menunjukkan dinamika positif. Belum genap seratus hari sejak dilantik pada akhir Agustus 2026, instansi pengawas kehakiman ini sukses mencuri perhatian publik, khususnya kelompok milenial dan Gen Z.
Berdasarkan riset persepsi yang melibatkan 800 responden berusia 18 hingga 40 tahun, Komisi Yudisial bertengger di posisi papan atas lembaga negara paling memuaskan. Capaian ini merefleksikan efektivitas langkah manajerial yang diterapkan oleh Sekretariat Jenderal dalam memperkuat keterbukaan informasi.
Apresiasi dari Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung
Menanggapi hasil survei tersebut, Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung memberikan pandangan positif terhadap arah kebijakan kelembagaan saat ini. Perubahan kultur komunikasi yang lebih adaptif dinilai menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.
“Meskipun belum genap 100 hari menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KY RI, kinerja Dr. Mulyadi, S.H., M.S.E. beserta jajaran Sekretariat Jenderal telah memberikan dampak riil bagi keterbukaan publik dan penguatan kelembagaan. Capaian Komisi Yudisial yang masuk dalam 3 besar lembaga negara paling memuaskan versi anak muda dan Gen Z ini menjadi bukti nyata bahwa tranformasi, transparansi, serta pengawasan peradilan yang digaungkan KY mendapat tempat dan kepercayaan tinggi di hati generasi muda,” ujar Ketum FORSIMEMA, Syamsul Bahri di Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.
Prospek Pengawasan Peradilan ke Depan
Hasil riset ini menggarisbawahi pentingnya adaptasi institusi penegak hukum terhadap dinamika zaman. Keterlibatan aktif dalam menjaga integritas serta transparansi peradilan terbukti ampuh merebut simpati kaum muda yang kritis terhadap tata kelola pemerintahan.
FORSIMEMA berharap tren positif ini dapat terus dijaga. Konsistensi dalam memberikan pelayanan informasi yang transparan akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan peradilan Indonesia yang bersih dan bermartabat.
Penulis: Lakalim Adalin












