Aliansi Mahasiswa Peduli Desa (AMPD), Akan Gelar Aksi di KEJATI Riau untuk Mendesak Pengusutan Tuntas PT Cakra Hewani

Pekanbaru, 16 November 2025 — Aliansi Mahasiswa Peduli Desa (AMPD) menyatakan sikap tegas bahwa mereka akan menggelar aksi damai di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau (KEJATI RIAU) guna mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyimpangan yang melibatkan PT Cakra Hewani dalam pelaksanaan Bimtek Desa di Kabupaten Rokan Hulu.

 

AMPD menilai banyak kejanggalan terkait kegiatan tersebut: penunjukan pihak ketiga yang tidak jelas, tidak adanya transparansi dokumen, serta minimnya pertanggungjawaban yang bisa diuji publik. Situasi ini dianggap cukup kuat untuk mendorong Kejaksaan membuka penyelidikan tanpa perlu menunggu laporan formal dari lembaga lain.

 

Hikmal Akbar, Koordinator AMPD, menegaskan: “Kami tidak sedang meminta perhatian, kami menuntut langkah tegas. PT Cakra Hewani harus diperiksa, dan dugaan penyimpangan harus diusut tuntas. Karena itu, AMPD akan turun ke KEJATI Riau. Aksi damai ini adalah sinyal bahwa publik tidak tinggal diam.”

 

Tuntutan AMPD:

1. Kejaksaan Tinggi Riau segera membuka penyelidikan resmi terhadap PT Cakra Hewani.

2. Audit komprehensif terhadap seluruh rangkaian kegiatan Bimtek Desa, termasuk mekanisme pembiayaan, kontrak, daftar peserta, dan laporan pertanggungjawaban.

3. Pengusutan tuntas atas kemungkinan pelanggaran yang merugikan desa dan masyarakat.

 

AMPD menegaskan bahwa pengusutan menyeluruh adalah kunci untuk memastikan dana publik tidak disalahgunakan dan proses pelatihan desa tidak dijadikan proyek bermotif keuntungan kelompok tertentu.

 

Pernyataan Sikap:

“Tidak ada ruang kompromi untuk ketidaktransparanan. Jika Kejaksaan tidak bergerak cepat, aksi akan berlangsung dan akan terus berlanjut sampai proses hukum dijalankan secara terbuka,” ujar Hikmal Akbar.

 

Kontak Pers:

Hikmal Akbar

Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Desa (AMPD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP