MERANTI || Festival Cian Cui di Jalan Merdeka, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, berlangsung meriah, Minggu (17/2/2026). Tradisi perang air yang menjadi bagian dari perayaan Imlek 2026 itu tak hanya menyedot warga keturunan Tionghoa, tetapi juga masyarakat lintas etnis yang tumpah ruah memadati ruas jalan utama kota.
Warga berkonvoi menggunakan becak motor, sementara lainnya berjajar di tepi jalan menanti iring-iringan. Ember dan pistol air menjadi “senjata” dalam perang air penuh sukacita yang telah lama menjadi simbol kebersamaan masyarakat pesisir.
Hadir dalam perayaan tersebut, Kapolda Riau Herry Heryawan dan Wakapolda Hengki Haryadi. Kehadiran keduanya menambah semarak suasana sekaligus membawa pesan penting terkait pelestarian budaya dan lingkungan.
Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa Festival Cian Cui merupakan gambaran nyata bagaimana tradisi mampu menyatukan masyarakat dalam harmoni yang selaras dengan alam serta semangat gotong royong.
“Momentum ini mengingatkan kita bahwa menjaga budaya harus berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Keduanya adalah sumber kehidupan dan jati diri yang akan kita wariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.Rabu 18/2/26.
Ia juga menggelorakan semangat Green Policing, sebuah pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada keamanan konvensional, tetapi juga perlindungan ekosistem demi kesejahteraan masyarakat.
Melalui program tersebut, Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Meranti untuk menjadi garda terdepan dalam merawat budaya lokal sekaligus menjaga kekayaan alam, khususnya ekosistem mangrove yang menjadi benteng alami wilayah pesisir.
“Melalui semangat Green Policing, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat budaya, melindungi alam, dan memperkuat kesejahteraan bersama. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,” imbuhnya.
Selain perayaan budaya, kunjungan jajaran Polda Riau juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Suasana kekeluargaan yang tercipta sepanjang festival mencerminkan kuatnya relasi antara aparat dan masyarakat sebagai fondasi keamanan di wilayah perbatasan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat utama Polda Riau, antara lain Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, serta unsur Forkopimda lainnya.
Festival Cian Cui tahun ini menjadi pengingat bahwa di balik percikan air yang riang, tersimpan tekad kolektif untuk menjaga kedaulatan budaya dan kelestarian alam Meranti hingga masa depan.(*Red)












