Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32 Ajak Kader Posyandu Sulap Sampah Plastik Jadi Barang Guna

SIAK — Sampah plastik rumah tangga sering kali dianggap sebelah mata dan berakhir begitu saja di pembuangan. Namun, di tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 32, limbah tersebut disulap menjadi sesuatu yang jauh lebih bermanfaat.

​Pada Senin (31/8/2026), mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32 menggelar sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Sampah Plastik dan Tutup Botol Menjadi Produk Bernilai Guna”. Bertempat di Rumah Kepala Dusun Pandan Mukti, kegiatan ini menyasar langsung Ibu-Ibu Kader Posyandu Pandan Mukti dan turut dihadiri Ketua Posyandu Kepokdang I, Yusnita.

​Di bawah koordinasi mahasiswa Anisa Mutiara dan Dzakirah Nur Assyifa bersama seluruh anggota kelompok, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi praktis mengenai cara mengolah limbah anorganik agar tidak mencemari lingkungan.

Ubah Limbah Jadi Barang Bernilai

​Dalam pemaparannya, mahasiswa mengajak para kader untuk melihat potensi tersembunyi dari sampah plastik dan tutup botol bekas. Alih-alih dibuang, sampah-sampah tersebut dapat dikreasikan menjadi beragam produk kerajinan sederhana yang aplikatif untuk kehidupan sehari-hari.

​Langkah ini dinilai efektif untuk menekan volume sampah yang mencemari lingkungan sekaligus mengasah kreativitas warga dalam menerapkan prinsip penggunaan kembali (reuse) barang bekas.

​Ketua Posyandu Kepokdang I, Yusnita, menyambut antusias sosialisasi ini dan mengaku mendapat sudut pandang baru dalam mengelola sampah rumah tangga.

​”Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena kami mendapatkan pengetahuan baru tentang bagaimana sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata bisa dimanfaatkan menjadi barang yang bermanfaat. Semoga ilmu yang diberikan dapat kami terapkan dan terus dikembangkan bersama,” ungkap Yusnita.

Harapan untuk Keberlanjutan Lingkungan

​Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32, Anisa Mutiara dan Dzakirah Nur Assyifa, berharap inisiatif ini tidak berhenti sebatas acara sosialisasi saja.

​”Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan masyarakat bahwa sampah plastik dan tutup botol masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. Dengan kreativitas dan kemauan untuk mengolahnya, sampah tidak hanya dapat dikurangi, tetapi juga bisa menghasilkan produk yang memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” tutur mereka.

​Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 32 berharap kesadaran kolektif warga Kampung Empang Pandan terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat membuktikan bahwa sampah pun bisa bernilai tinggi jika diolah dengan tangan-tangan kreatif.

Sumber: Kelompok 32 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau

Link : https://umri.ac.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP