Kapolres Dumai Temui Buruh yang Bertahan hingga Dini Hari, Berupaya Buka Jalan Penyelesaian Sengketa TKBM

DUMAI, RiauBerantas — Puluhan buruh yang tergabung dalam Unit Usaha Pekerja Jasa (UUPJ) Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai kembali mendatangi PT Agro Murni, Rabu (7/10/2026), untuk menjalankan aktivitas bongkar muat sesuai jadwal kelompok mereka.

Para buruh telah tiba di lokasi sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, mereka mengaku tidak diperbolehkan masuk ke area kerja oleh pihak perusahaan dan tidak mendapatkan penjelasan resmi mengenai alasan pelarangan tersebut.

Merasa memiliki hak untuk bekerja karena telah menjalankan aktivitas bongkar muat di perusahaan tersebut selama kurang lebih enam tahun, para buruh memilih bertahan di lokasi hingga malam hari.

Puluhan Buruh UUPJ – TKBM Pelabuhan Dumai bermalam di PT. Agro Murni.

Perwakilan buruh, Andi Boy, mengatakan pihaknya akan tetap bertahan sampai ada kejelasan. Bahkan, apabila terdapat mobil pengangkut CPO yang hendak masuk ke perusahaan, para buruh meminta agar mereka juga diperbolehkan masuk untuk menjalankan pekerjaan sesuai jadwal.

“Kami tetap bertahan di sini. Hari ini merupakan jadwal kami bekerja. Kami sudah enam tahun bekerja di sini, jadi kami hanya ingin hak kami untuk bekerja dihormati,” ujar Andi Boy saat dikonfirmasi wartawan.

Situasi tersebut juga berdampak pada aktivitas kendaraan pengangkut CPO yang hendak masuk ke area perusahaan.

Andi Boy juga mengungkapkan adanya informasi bahwa para buruh dapat kembali bekerja, namun berada di bawah naungan koperasi lain. Informasi tersebut langsung ditolak oleh pihak buruh.

Menurutnya, pihaknya mempertanyakan legalitas koperasi yang disebut akan menggantikan mereka dan meminta agar seluruh pihak terkait, khususnya instansi yang berwenang, memastikan legalitas serta perizinannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak menolak bekerja. Kami justru ingin bekerja sesuai aturan. Kalau ada koperasi lain yang menggantikan kami, kami minta legalitas dan perizinannya diperiksa terlebih dahulu,” tegasnya.

Kapolres Dumai Turun Langsung Temui Buruh

Ketegangan yang berlangsung hingga malam hari akhirnya mendapat perhatian langsung dari Kapolres Dumai AKBP Fatikh.

Sekitar pukul 23.00 WIB, Kapolres Dumai bersama jajaran datang menemui para buruh yang masih bertahan di lokasi.

Di hadapan para buruh, Kapolres menyampaikan agar mereka tetap bersabar. Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya telah ada pembicaraan bersama antara pihak kepolisian, KSOP dan Dinas Koperasi terkait persoalan tersebut.

“Saya akan menepati janji saya. Hari Senin lalu bersama-sama dengan KSOP dan Dinas Koperasi sudah kami sampaikan bahwa hari ini kawan-kawan buruh bisa bekerja seperti biasa. Namun kondisi di lapangan ternyata belum diperbolehkan masuk,” ujar Kapolres kepada para buruh.

Kapolres kemudian menyampaikan akan masuk ke dalam perusahaan untuk menemui pihak manajemen dan mencari jalan keluar atas persoalan yang terjadi.

“Saya akan menemui perwakilan perusahaan ke dalam dulu. Saya mohon doanya agar semuanya dipermudah,” ujarnya.

Usai menyampaikan hal tersebut, Kapolres Dumai bersama jajaran kemudian masuk ke area perusahaan untuk melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan.

Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Dumai masih berada di dalam area perusahaan dan pertemuan dengan pihak perusahaan masih berlangsung.

Para buruh sendiri masih bertahan di lokasi sambil menunggu hasil pertemuan tersebut, dengan harapan persoalan yang telah berlangsung beberapa hari ini dapat segera menemukan penyelesaian dan mereka dapat kembali bekerja sesuai jadwal serta ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP