Digerebek 281 Personel, 15 Orang Diamankan dari Tiga Kampung Rawan Narkoba di Pekanbaru

PEKANBARU, RiauBerantas.com — Sebanyak 15 orang diamankan dalam penggerebekan tiga kampung yang dipetakan sebagai kawasan rawan narkoba di Kota Pekanbaru, Senin (31/8/2026). Sejumlah orang yang diamankan diduga membawa atau menyimpan narkotika jenis sabu.

Operasi tersebut menyasar Kampung Pangeran Hidayat, Kampung Dalam, dan Kampung Terendam. Sebanyak 281 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Operasi dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau Kombes Pol I Putu Yudha Prawira. Personel gabungan berasal dari Ditresnarkoba Polda Riau, BNNP Riau, Polresta Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru, dan Bea Cukai Kanwil Riau.

Kombes Putu mengatakan, dari 15 orang yang diamankan, sebagian menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak seluruhnya positif menggunakan narkotika.

“Ada 15 orang yang kami amankan. Sebagian dilakukan tes urine dan hasilnya ada yang negatif, sementara beberapa lainnya kedapatan membawa atau menyimpan narkotika jenis sabu,” kata Kombes Putu.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diamankan, petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan aktivitas penyalahgunaan sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika.

Putu menegaskan, operasi pemberantasan narkoba tidak berhenti di tiga kampung tersebut. Aparat akan memperluas kegiatan serupa ke wilayah lain yang terindikasi menjadi titik rawan peredaran narkotika.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara kolaborasi bersama instansi terkait. Tidak hanya di Pekanbaru, tetapi juga akan kami laksanakan di kabupaten-kabupaten lainnya di Riau,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas instansi diperlukan agar upaya pemberantasan narkotika dapat dilakukan secara lebih efektif. Aparat, kata dia, akan terus mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Riau.

Operasi gabungan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan aparat dalam memetakan, mengawasi, dan menindak kawasan yang terindikasi menjadi titik rawan narkotika di Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP