INHIL, RiauBerantas.com – Personel jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur terkait berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas sekitar 5 hektare di Parit 14, Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (23/9/2026).
Sejak pagi, tim gabungan bergerak menuju lokasi kebakaran yang berada sekitar 100 kilometer dari Koramil terdekat. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang.
Petugas gabungan dari TNI bersama unsur terkait dan masyarakat melakukan pemadaman secara intensif menggunakan peralatan pemadam lapangan untuk menjangkau titik-titik api yang berada di lahan gambut dan tanah liat.
Di lokasi kejadian, tim menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi air yang dipengaruhi pasang surut serta karakteristik lahan gambut yang menyebabkan bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah. Meski demikian, upaya pemadaman berhasil menghentikan penyebaran api dan mencegah kebakaran meluas ke area sekitarnya.
“Saat ini titik api sudah berhasil dipadamkan. Namun masih terdapat hotspot berupa asap sisa pembakaran di lahan gambut, sehingga pemantauan dan pendinginan terus dilakukan,” ujar petugas di lokasi.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Selain itu, status kepemilikan lahan yang terbakar juga masih didalami untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipasi, jajaran Kodim 0314/Inhil bersama TNI, Polri, MPA dan masyarakat terus meningkatkan patroli terpadu serta sosialisasi bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi munculnya titik api baru sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.(A-R)












