PEKANBARU || Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pekanbaru telah resmi digelar dan menghasilkan tiga nama kandidat calon Ketua DPC PKB Pekanbaru untuk periode mendatang.
Ketiga kandidat tersebut yakni Agus Supriyanto JK, Muflihun, dan Kasir. Seluruhnya telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. Kini, kader PKB hanya tinggal menunggu keputusan final dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk menetapkan satu nama sebagai ketua terpilih.
Dari tiga nama yang masuk dalam tahapan seleksi akhir, Agus Supriyanto JK menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian besar di kalangan internal partai.
Agus dinilai sebagai kader senior yang memahami perjalanan panjang serta akar perjuangan PKB sejak awal berdiri. Di internal partai, ia dikenal sebagai sosok yang tumbuh bersama dinamika organisasi dan memiliki loyalitas tinggi terhadap partai berlambang bola dunia tersebut.
Sejumlah kader menilai Agus merupakan figur ideologis yang memiliki pengalaman panjang dalam membangun dan mengawal konsolidasi partai, mulai dari tingkat akar rumput hingga struktur atas.
“Beliau memahami kebutuhan organisasi secara utuh, baik dari sisi konsolidasi internal maupun strategi penguatan basis massa ke depan,” ujar salah seorang kader PKB Pekanbaru.
Pengalaman panjang itu dinilai menjadi modal penting untuk membawa PKB Pekanbaru lebih solid, progresif, dan kompetitif dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Tak hanya dikenal sebagai politisi, Agus Supriyanto JK juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, seni budaya, hingga olahraga. Keterlibatannya di berbagai sektor membuatnya dinilai mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Sementara itu, keputusan akhir terkait siapa yang akan menakhodai DPC PKB Pekanbaru kini sepenuhnya berada di tangan DPP PKB.
Penetapan satu nama dari tiga kandidat hasil Muscab dan UKK tersebut dinilai akan menjadi penentu arah kepemimpinan partai di Kota Pekanbaru untuk beberapa tahun ke depan.
Bagi banyak kader, momentum ini bukan sekadar soal memilih ketua, melainkan menentukan figur yang dinilai mampu menjaga marwah partai, memperkuat konsolidasi internal, serta memperluas pengaruh PKB di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.
Kini, perhatian seluruh kader tertuju ke DPP PKB, menanti siapa sosok yang akan dipercaya menakhodai DPC PKB Pekanbaru.












