DURI || Kejadian tragis berdarah, warga masyarakat Duri 13 kerapatan Adat Sakai terluka diserang karyawan PT. SIS didekat perkampungan pemda persis di kawasan Jalan Lintas Raya Duri-Dumai, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau.
Menurut Tokoh Pemuda Sakai, Andika Kenedi kepada wartawan, lewat pesan singkat WhatsApp, Selasa (2/12/2025) siang, peristiwa bermula saat masyarakat Duri 13 kerapatan adat suku Sakai menjaga agar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari hasil sitaan negara, yakni Satgas PKH terus diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusntara seluas 732 hektardi eks kebun PT SIS tidak keluar.
“Kami masyarakat bersama negara berjuang agar TBS tersebut tidak lagi dirampok oleh pihak PT SIS. Kami menilai pihak PT Agrinas sangat lemah tidak berani bertindak tegas terhadap PT SIS. Dimana kebun sudah disita tetapi, PT SIS masih bebas memananen, ada apa” ujar Andika.
Pihak masyarakat Duri 13 warga kerapatan adat sakai bakal terus berjuang membela negara. karena mereka nilai PT Agrinas tidak bisa melawan PT SIS.
“Biar kami masyarakat yang turun tangan mengusir PT. SIS hengkang dari wilayah Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis disebabkan adanya PT SIS yang membangkang melawan negara.
Intinya, PT SIS sudah disita negara seluas 732 hektar, tetapi PT SIS melawan dengan menyuruh karyawan untuk perang, dan gorok-gorokan dengan kami masyarakat Duri 13 warga kerapatan adat suku sakai,” pungkasnya.
(Parlin)












