Pelaku Usaha Emping Garut Asli Madiun, Akui Terkendala Faktor Biaya

Detikindo24.com // MADIUN – Mengaku terkendala biaya untuk memproduksi setiap hari, Ali (40th) warga Dusun Beketok, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan akhirnya hanya memproduksi Emping Garut setiap bulan ramadhan saja.

” Saya produksi emping garut hanya saat bulan Ramadhan saja, karena saat Ramadhan banyak pesanan-pesanan untuk oleh-oleh atau untuk suguhan saat hari raya. pemesanannya pun dilakukan jauh-jauh hari karena saya membuatnya sendiri” terang Ali ketika dikunjungi Detikindo24.com.

Menurut Ali, penjualan emping garut sebenarnya bisa dipasarkan melalui supplier-supplier makanan ringan, swalayan dan toko- toko yang menjual makanan-makanan khas daerah.

“Emping garut bisa dijual ke suplier langsung misalnya toko, swalayan, pusat oleh-oleh atau dipasarkan secara online. namun saat ini saya masih terkendala biaya produksi, seperti untuk pembelian bahan baku dan tenaga kerja, selain itu juga harus mengurus PIRT” Ungkap Ali

Terpisah, menanggapi potensi warganya yang memiliki kemampuan memproduksi emping Garut sebagai kuliner khas Madiun, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto saat berbincang santai dengan wartawan detikindo24.Com menanggapinya, akan mendukung kegiatan produktif seperti UMKM.

“Boleh saja usaha emping garut dikembangkan, yang penting tunjukkan dulu perkembangan hasil produksinya. Apabila berjalan, maka bisa di informasikan kendalanya, baik dari segi bahan bakunya, perijinannya maupun pemasarannya dan sebagainya.” Pungkas Wabup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP