Madiun,detikindo.com – Menginginkan kejelasan tentang kelompok tani didesanya yang tidak berhasil mengelola 10 ekor sapi bantuan Program UPPO Dinas Peternakan Kab. Madiun tahun 2015, Kepala Desa Sidomulyo (Sumadji) Kec. Wonoasri Kab. Madiun akan memanggil secara resmi dikantor desa besok hari senin 30 Januari 2023.
“saya akan klarifikasi ketuanya besok dikantor desa secara resmi,untuk dimintai keterangan kemana semua sapi bantuan milik kelompok itu,kan nanti ada pengurus lainnya,seperti bendahara, sekertaris dan jumlah anggota, dan dicatatan pembukuannya pun tentu ada” ujar Kepala Desa
Dikomfirmasi lebih lanjut kalau memang tidak bisa di pertanggung jawabkan keberadaan 10 ekor sapi bantuan tersebut. Kepala Desa menegaskan, akan menyerahkan kepada pihak berwenang menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Begitu pun, perihal yang sama juga akan dilakukan oleh Kapolsek Wonoasri AKP Eko Hariyanto,SH,MH
Diberitakan sebelumnya, ketua Gapoktan yang mengaku bernama Isnanto warga Desa Sidomulyo Kec. wonoasri yang juga mengaku sebagai Ketua Panwascam di Kec. Wonoasri mengaku,akibat bencana angin puting beliung akhir tahun 2021,sapi dibawa oleh anggota petani ternak.Namun,ia lupa siapa saja nama-nama yang dimaksutkan.
Hingga berita ini ditayangkan, ketua Gapoktan Isnanto hanya memberikan keterangan kepada detikindo24.com melalui chating via whatsapp miliknya, tiga nama yang membawa sapi tersebut, Sastro kini,Suratman dan warni yang belum berhasil ditemui media ini. (Bersambung….)
